Kenaijkan BBM Picu Kenaikan Biaya Perbekalan Melaut

Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan diberlakukan pemerintah per 1 April mendatang membuat nelayan resah. Pasalnya, kenaikan BBM akan memicu kenaikan harga-harga lainnya yang berujung pada naiknya biaya perbekalan melaut.

Bandi, nelayan tradisional asal Kelurahan Pacar Kecamatan Rembang mengatakan, kenaikan BBM dipastikan akan memicu naiknya biaya perbekalan hingga 80%. “Ini akan menyulitkan nelayan di tengah cuaca yang tidak menentu seperti saat ini,” tegasnya.

Agar tetap bisa melaut, ia mengaku harus pandai-pandai mengatur pengeluaran dengan melakukan efisisensi perbekalan.

“Karena biaya operasional bertambah, sementara hasil tangkapan ikan terkadang tak seimbang dengan biaya melaut maka perbekalan yang kita bawa pun hanya seperlunya saja. Ini untuk meneken biaya agar tidak rugi,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini biaya melaut selama satu minggu mencapai Rp1,5 juta rupiah. “Jika nanti harga BBM naik, semua kebutuhan ikut naik. Dipastikan biaya melaut juga akan mengalami kenaikan mencapai Rp2,7 juta atau naik 80%,” tambahnya.

Kenaikan harga BBM, imbuhnya lagi, akan berdampak langsung terhadap naiknya biaya kebutuhan ransum selama melaut seperti beras, minyak goreng, rokok dan lainnya.

“Agar nelayan tradisonal  bisa terus bekerja, kami berharap pasokan solar untuk nelayan ditambah kuotanya dan mudah didapatkan,” tegasnya.

Sobirin salah seorang nelayan tradisional asal Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang mengatakan hal sama. Bahkan, belakangan nasib nelayan tradisonal sangat terpuruk lantaran cuaca yang tidak bersahabat serta sulitnya mendapatkan solar untuk melaut.

“Pasokan BBM jenis solar bersubsidi untuk nelayan tradisional di SPBN Tasikagung sudah lama tidak berjalan. Untuk mendapatkannya para nelayan tradisional  harus berhutang terlebih dahulu kepada bos penorok sekaligus hutang perbekalan,” terangnya. (Rom)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s