Stok Melimpah, Rembang Panen Mangga Hingga Desember

Petani di wilayah Kaupaten Rembang, Jawa Tengah, mulai panen raya mangga. Panen diperkirakan bakal berlangsung hingga dua bulan ke depan.

Tarsono, seorang pengepul mangga asal Sulang, Kamis (13/10) mengatakan, sudah sekitar sebulan petani di Rembang melakukan panen mangga.

“Tanaman mangga sudah memasuki musim panenan sejak beberapa waktu lalu. Diperkirakan, panenan akan terus berlangsung hingga dua bulan ke depan. Hal tersebut terkait produktifitas mangga di Rembang yang terbilang melimpah pada musim ini,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Keman, pengepul mangga asal Dusun Traloh, Tlogotunggal, Kecamatan Sumber. menurutnya, cuaca yang bersahabat, membuat musim panen mangga tahun ini terbilang normal.

“Dibanding musim lalu, panenan mangga tahun ini lebih baih, sehingga masa panen diprediksi akan terus berlangsung hingga dua bulan ke depan,” katanya.

Tarsono menyebutkan, di Rembang sedikitnya ada dua jenis mangga yang cukup baik produktifitasnya, yakni harum manis atau biasa disebut gadung, serta madu atau manalagi.

Disebutkan, harga mangga gadung di tingkat petani berkisar Rp3.000 hingga Rp5.000 per kilogram. Sedangkan manalagi berkisar Rp2.500 hingga Rp4.000 per kilogram.

Tarsono sendiri sebagai pengepul mangga mengaku seminggu sekali sekali menjual mangga produksi Rembang tersebut ke luar daerah yakni Bandung dan Jakarta.

Tarsono sebagai pengepul mangga mengaku tidak sendirian, banyak teman lainnya yang juga  menjadi pengepul dengan spesialisasi jenis mangga dan kota yang dituju.

“Mangga produksi Rembang dipasok untuk meemenuhi permintaan pasar buah di berbagai kota di Jawa dan di luar Jawa,” tandasnya.

Data di Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang menyebutkan, populasi pohon mangga gadung sejumlah 433.721 batang dengan produktifitas  mencapai 5.400 ton per tahun dengan rata-rata per pohon menghasilkan buah mangga sebanyak 123 kilogram.

Secara umum tanaman mangga di kabupaten ini keberadaannya menyebar di semua wilayah kecamatan, akan tetapi produktifitas terbanyak meliputi Kecamatan Kragan, Sarang, Sluke, Lasem, Pancur, dan Sulang. (Rom)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s