Mobil Suzuki Esteem Terpanggang Dalam Bengkel

Sebuah Mobil Suzuki Esteem bernomor polisi K 7710 AD yang tengah diperbaiki di bengkel Rizki, Dukuh Mbesi Desa Kutorejo, Kecamatan Rembang Kota hangus terbakar pada Sabtu (7/4) pagi sekitar pukul 09.15 WIB. Belum diketahui pasti penyebab terbakarnya mobil tersebut.

Zuber (40), salah satu saksi mata yang berada di lokasi kejadian menuturkan, kejadian berlangsung begitu cepat.

“Semula beberapa karyawan tengah melakukan pengelasan pada mobil Jeep warna kuning  bernomor polisi K 8899 CA yang tepat berada di sebelah mobil Suzuki tersebut. Tidak tahu entah kenapa, tiba-tiba api berkobar dari dalam mobil Suzuki Esteem bagian belakang,” terangnya di lokasi kejadian.

Melihat api berkobar,  tambah Zuber, semua karyawan dan beberapa orang yang berada di lokasi mencoba memadamkan api dengan alat seadanya.

“Semua yang ada di bengkel panik dan berusaha memadamkan api dengan pasir dan air. Namun usaha tersebut tak membuahkan hasil karena api terus berkobar memakan bodi mobil bagian belakang,” tambahnya.

Agar kobaran api tidak merembet pada mobil lainnya yang berada dibengkel, tambahnya lagi, mobil nahas yang dalam keadaan membara tersebut diodorong beramai-ramai menjauh dari mobil-mobil lainnya.

Upaya mencari pertolongan pun dilakukan oleh pihak bengkel dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta polisi.

“Sayang, pemadam kebakaran yang sangat dibutuhkan datang terlambat. Beruntung ada mobil tangki air yang melintas dari arah selatan dan membantu proses pemadaman sehingga api dapat dijinakkan dengan cepat sebelum mobil sempat meledak,” tegasnya.

Meski tidak mengakibatkan korban jiwa, namun kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Menurut keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, diduga mobil tersebut terbakar karena percikan bunga api yang ditimbulkan dari proses pengelasan yang dilakukan oleh salah satu karyawan.

Hingga berita ini diturunkan, polisi tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab terjadinya kebakaran yang menimpa mobil Suzuki Esteem milik Arif, salah satu karyawan BPR BKK Lasem tersebut.

Temok, pemilik bengkel Rizki belum bisa dikonfirmasi  terkait peristiwa tersebut lantaran masih shock atas kejadian tersebut. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:22 Tinggalkan komentar

Tanam Palawija Lebih Aman

Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang menganjurkan petani yang bermukim di Kabupaten Rembang wilayah timur meliputi Sarang, Kragan, Sedan, Pancur dan Lasem untuk menanam palawija pada masa tanam dua. Pasalnya, lahan padi di kawasan Rembang bagian timur tersebut hingga saat ini banyak yang belum panen.

           
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang, Suratmin, di kantornya, pekan lalu.

“Sampai minggu kedua Maret lahan pertanian di wilayah timur masih banyak yang belum panen. Luasan mencapai 20 ribu hektar. Oleh karena itu setelah panen sebaiknya mereka menanam palawija saja karena curah hujan akan semakin minim,” tegasnya.
           
Ia menambahkan, area pertanian wilayah timur adalah  lahan tadah hujan dan tidak didukung prasarana irigasi.

“Sehingga apabila kembali menanam padi dikhawatirkan akan puso. Namun bila menerapkan model singgang dipersilahkan. Hanya saja petani harus menghitung aspek untung dan rugi karena hasil panen singgang berkisar 40% dari masa tanam sebelumnya,” tambahnya.

Berdasar data dari BMKG Semarang, sampai dengan akhir Maret, curah hujan turun menjadi 100 mililiter yang berarti kurang memenuhi standar untuk menanam padi.

Ia juga menghimbau kepada petani yang saat ini baru memanen padinya untuk menananami palawija guna mengurangi resiko gagal panen.

“Jika dipaksakan untuk kembali malik dami, resikonya akan lebih besar. Lebih baik menanam palawija yang memiliki nilai ekonomi tinggi karena peluang keberhasilannya sangat besar,” tegasnya. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:21 Tinggalkan komentar

Ujicoba Lancar, PUN Sluke Siap Dioperasikan

Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Rembang yang berada di di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke, siap dioperasikan menyusul suksesnya ujicoba pengoperasian yang dilakukan beberapa waktu lalu (Jumat, 30/3).

Ujicoba melibatkan satu unit kapal tongkang dengan kapasitas tiga ribu ton yang mengangkut hasil tambang berupa batu kapur milik PT Bangun Arta Kencana, salah satu investor pertambangan di Rembang untuk dikirim ke pelabuhan PLTU Tanjung Jati B di Jepara.

Dalam ujicoba tersebut, semua proses berjalan lancar sehingga tongkang mampu melaju bebas meninggalkan lokasi pelabuhan menuju lautan lepas.

Bupati Rembang H Moch Salim yang hadir dalam ujicoba tersebut mengatakan, ujicoba dilakukan guna mengetahui kesiapan PUN Sluke sebelum dioperasikan untuk umum.

“Dengan suksesnya uji coba perdana dapat dipastikan PUN siap untuk diresmikan dan dibuka untuk umum dalam waktu dekat,” tegasnya.

Ia menambahkan, keuntungan dengan beroperasinya PUN akan dirasakan masyarakat luas utamanya warga sekitar.

“Sedangkan dampak yang lebih besar adalah masuknya investor-investor ke Kabupaten Rembang karena Rembang memiliki pelabuhan standar nasional sebagai pintu masuk,” tambahnya.

Disebutkannya, PT Bangun Arta Kencana sendiri sudah meneken kontrak selama sepuluh tahun perihal pengiriman hasil tambang dengan kapasitas pengiriman sebanyak 10 ribu ton per bulan melaui PUN.

untuk pengisian satu tongkang dengan kapasitas tiga ribu ton dibutuhkan waktu antara empat hingga lima jam.

“Sedangkan dalam satu hari untuk satu perusahaan mitra terkadang membutuhkan pengisian tongkang antara lima hingga enam kali, sehingga membuka banyak peluang tenaga kerja,” imbuhnya.

Terpisah Prilestiyo selaku Direktur Umum PT Pelabuhan Rembang Kencana mengatakan, dengan adanya PUN PT Bangun Arta Kencana akan  menghemat biaya pengiriman batu kapur ke PLTU Tanjung Jati B Jepara yang sebelumnya dilakukan melalui jalur pengiriman panjang.

“Semula  perusahaan tersebut saat mengirim batu kapur harus ke Surabaya terlebih dahulu. Namun dengan adanya PUN Rembang maka bisa dikirim langsung ke PLTU Tanjung Jati B Jepara,” katanya.

Disebutkan Prilestiyo, saat ini sedikitnya terdapat lima investor yang sudah menandatangani kontrak pemanfaatan PUN. Masing-masing PT Bangun Arta Kencana, PT Karya Batu Mulya, PT Trasindo, PT Agromater dan PT Semen Gresik.

Ditambahkan, untuk kesiapan operasional PUN, pihaknya sedang berupaya menambah peralatan utama dan penunjang yang dibutuhkan.

“Ketika kelak diresmikan semua sudah tersedia sehingga beroperasional dengan lancar,” tambahnya.
           
Proses pembangunan Pelabuhan Umum Nasional Sluke sendiri telah dimulai sejak tahun 2008 lalu ditandai dengan pemasangan tiang pancang sebanyak 61 titik dengan menelan anggaran mencapai Rp10 miliar.

Selanjutnya pada tahun 2009 dilakukan penambahan tiang pancang sebanyak 8 titik dengan anggaran Rp1,5 miliar. Sedangkan tahun 2010 dilakukan pembebasan ranjau seluas 183 hektar, reklamasi pantai dan pembangunan dermaga sepanjang 104 meter.

Pada tahun 2011 pemerintah pusat kembali mengucurkan dana Rp30 miliar untuk penambahan panjang dermaga menjadi 320 meter. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:18 Tinggalkan komentar

Kawasan Pelabuhan Naional Sluke Segera Dipasangi Rambu

Kawasan jalan raya sekitar lokasi Pelabuhan Umum Nasional (PUN) Rembang yang berada di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke segera dipasangi rambu jalan menyusul segera dioperasikannya pelabuhan tersebut untuk umum.

Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalulintas mengingat kawasan tersebut nantinya akan menjadi kawasan padat aktivitas yang rawan terjadi kecelakaan.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika (Dinhubkominfo) Kabupaten Rembang Suyono mengatakan, pihaknya sesegera mungkin memasang rambu terkait kendaraan yang akan keluar masuk di kawasan PUN.

“Sudah kita agendakan untuk pemasangan rambu yang akan dilaksanakan sesegera mungkin. Ini sebagai langkah antisipasi dini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalulintas, karena banyaknya kendaraan bertonase berat yang akan lalulalang di kawasan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan, rambu yang akan dipasang nantinya berjarak 200 meter baik dari sisi barat maupun timur pintu masuk PUN.

“Dimaksudkan agar para pengguna jalan dapat mengantisipasi kendaraan yang keluar masuk pelabuhan, sehingga mereka akan mengurangi kecepatan kendaraan yang dikendarai,” tambahnya.

menurutnya, salah satu persiapan yang kini tengah dikebutnya sebelum peresmian PUN yakni mengatur jalur darat sekitar PUN dengan pemasangan tambahan rambu di beberapa titik strategis. (Rom)

            

6 Juni 2012 at 22:17 Tinggalkan komentar

Desa Rukem Dan Pragu Sasaran P2MBG.

Dua desa di Kecamatan Sulang yakni Desa Rukem dan Pragu ditetapkan sebagai desa sasaran program pemberdayaan masyarakat berbasis gender ( P2MBG ) tahun 2012.
           
Sekretris Camat Sulang Inwinarni, mengatakan, alasan keduanya ditetapkan sebagai daerah saaran program karena kedua desa tersebut memiliki karakteristik tingkat kemiskinan masih tinggi dan masuk kategori desa terpencil.

“Keduanya memiliki karakteristik tingkat kemiskinan yang cukup tinggi. Dengan ditetapkannya sebagai desa sasaran program pemberdayaan masyarakat berbasis gender ( P2MBG) diharapakan terjadi peningkatan kualitas hidup sehingga mendorong terwujudnya kesejahteraan, kesetaraan dan keadilan melalui kegiatan lintas bidang pembangunan,” katanya, pekan lalu.
          
Ia menambahkan, secara umum program P2MBG ini sebagai upaya untuk terus mendorong perubahan positif masyarakat agar terwujud kondisi yang lebih baik serta untuk menjamin adanya fasilitasi dan pendampingan yang berkelanjutan dalam proses pelaksanaan kegiatan P2MBG.

“Dengan P2MBG diharapkan dapat meningkatnya kondisi, kedudukan dan partisipasi perempuan dalam kerangka penanganan kemiskinan sehingga mendorong percepatan tercapainay kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:15 Tinggalkan komentar

Rembang Butuh 3000 Ha Lahan Tebu Baru

Menyikapi rencana pendirian pabrik gula di Kabupaten Rembang, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Rembang tengah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan penambahan luasan lahan tebu hingga mencapai 10.000 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Rembang, Suratmin mengatakan, unsur utama yang harus dipenuhi terkait rencana pendirian pabrik gula di Rembang adalah luasan lahan tebu.

“Pasalnya pabrik gula harus berkesinambungan dalam berproduksi. Saat ini total areal tebu aktif mencapai 7 ribu hektar, dengan produktivitas per hektar antara 40-50 ton. Sementara untuk memenuhi kebutuhan bahan baku saat pabrik gula nanti bediri, minimal harus tersedia 10 ribu hektare,” katanya, pekan lalu.

Oleh karena itu, lanjut Suratmin, pihaknya tengah berusaha melakukan ekstensifikasi dengan menambah areal tebu untuk memenuhi standar kebutuhan investor pabrik gula.

“Saat ini ada sekitar 8 ribu hektare lahan pasif di seluruh wilayah Kabupaten Rembang yang bisa dimaksimalkan untuk meningkatan jumlah lahan tebu. Dengan bertambahnya areal lahan, investor tidak akan khawatir kekurangan bahan baku,” tambahnya.

Menurut Suratmin, jrencana pendirian pabrik gula di Rembang dialkukan oleh PT Industri Gula Nusantara (IGN). Saat ini pihak investor tengah melakukan pembicaraan serius dengan pemkab setempat terait rencana tersebut.

Untuk merangsang para petani tebu agar menambah areal lahannya, pihaknya juga tengah meyiapkan rencana study banding dengan melibatkan petani tebu ke Blitar, Jawa Timur, untuk melihat secara langsung lahan tebu percontohan milik PT IGN sekaligus memgenalkan varietas tebu unggul yang tengah dikembangkan pihak IGN.

Ditambahkan, pabrik gula baru yang akan didirikan di Rembang berkapasitas 5 ribu tcd (ton crush day) atau sejumlah 5 ribu ton per hari.

“Ini akan membawa dampak positif bagi petani tebu sekaligus mampu menyerap tenaga kerja hingga ribuan orang,” pungkasnya. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:14 Tinggalkan komentar

LP2A Salurkan Kredit Lunak dan Santunan Anak Yatim

Lembaga Pendidikan dan Pengamalan Agama Islam (LP2A) Kabupaten Rembang menberikan bantuan kredit lunak bergulir kepada pelaku usaha kecil di Desa Sudo Kecamatan Sulang, Selasa (17/4). Selain itu, LP2A juga menyerahkan santunan kepada sejumlah anak yatim berupa  peralatan sholat.
            
Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua LP2A Kabupaten Rembang , Mushtofa, didampingi Kepala KUA Kecamatan Sulang, Umaruddin serta beberapa penyuluh Agama Islam dari Kemenag Kabupaten Rembang di Masjid Jami’ Kalimul Syahadah, desa setempat, di sela-sela pengajian Muslimat NU Ranting Sudo.

Musthofa dalam sambutannya mengapresiasi positif kegiatan pengajian muslimat NU tersebut yang secara rutin digelar setiap Selasa Legi. menurutnya, penyakuran kredit lunak merupakan upaya  dari LP2A untuk menguatkan para pelaku usaha kecil dalam mengembangkan usahanya.

“Dengan kredit lunak, diharapkan dapat membantu permodalan para pelaku usha kecil sehingga mereka bisa lebih mengembangkan usahanya. Paling tidak, ini bisa sedikit membantu perekonomian masyarakat sekaligus membantu kebutuhan pendidikan anak yatim,” tegasnya.
            
Kepala KUA Kecamatan Sulang, Umaruddin berharap agar kegiatan positif seperti pengajian yang tengah berlangsung tetap dilestarikan.  “Kami berharap bantuan yang diberikan oleh LP2A Rembang agar dimanfaatkan sebaik-baiknya,” timpalnya.
            
Sri Hartini, penyuluh non PNS Desa Sudo mengatakan, Desa Sudo yang berpenduduk sekitar 800 KK memang terbilang daerah minus.

“Oleh karena itu, bantuan pinjaman bergulir senilai Rp 500 ribu per orang tersebut dirasakan sangat membantu sebagian masyarakat. Bantuan sebagian digunakan untuk usaha warung, untuk menanam maupun usaha lainnya,” terangnya.

Desa Sudo merupakan desa binaan LP2A Kabupaten  Rembang selama kurang lebih dua tahun. Bantuan yang diberikan berupa pinjaman bergulir tanpa jasa sebesar  Rp 500 ribu kepada masing-masing 10 orang, santunan kepada tujuh anak yatim masing-masing sebesar Rp 200 ribu, dan bantuan perlatan sholat berupa rukuh, serta Al-qur’an dan Iqro’.

Selain itu diberikan pula bantuan dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Rembang berupa dana pinjaman bergulir tanpa jasa kepada 12 orang masing-masing sebesar Rp 500 ribu. (Rom)

6 Juni 2012 at 22:11 Tinggalkan komentar

Tulisan Lebih Lama


Statistik

  • 75,021 hits

Arsip

April 2014
M S S R K J S
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.